Cara Membuat Fungsi Auto Refresh di Blog

Cara Membuat Fungsi Auto Refresh di Blog, Nah dengan auto refresh tersebut, pembaca akan selalu mendapatkan informasi terbaru yang update.
Cara Membuat Fungsi Auto Refresh di Blog

Cara Membuat Fungsi Auto Refresh di Blog - Tak perlu diragukan lagi, skrip reload otomatis menjadi salah satu fungsi yang sangat sering digunakan oleh pelaku Black Hat SEO dalam meningkatkan pengunjung blog, situs, dan website mereka.

Selain pelaku Black Hat SEO tersebut, fungsi browser ini juga banyak digunakan oleh mereka yang menjalankan website berita yang artikelnya sering direvisi sewaktu-waktu.

Nah dengan auto refresh tersebut, pembaca akan selalu mendapatkan informasi terbaru sesuai dengan artikel yang sedang dibaca.

Untuk penggunaannya, terdapat dua cara yang bisa dilakukan, yaitu dengan menggunakan Meta Tag dan JavaScript.

Mas, apakah auto refresh tersebut tidak berbahaya bagi akun Adsense?

Untuk masalah akun Google AdSense, saya tidak berani menyimpulkan terhadap skrip yang belum pernah saya gunakan sebelumnya. Namun berpacu pada fungsi yang ada, bisa saja akun akan dianggap mendatangkan pengunjung bot / spam.

Dari anggapan tersebut, iklan pasti akan dibatasi dengan jenis pelanggaran Trafik tidak valid.

Namun skrip ini tidak hanya tentang semua kekurangannya, Anda bisa menggunakannya dengan bereksperimen terhadap suatu fungsi yang lebih bermanfaat dan meningkatkan kualitas blog Anda.

Cara Membuat Fungsi Auto Refresh dengan Meta Tag

Sebelum lanjut ke tutorialnya, ada baiknya untuk mengetahui cara kerja dari meta tag dalam memberikan suatu fungsi.

Meta tag berguna untuk memberikan deskripsi atau informasi kepada browser berdasarkan suatu fungsi yang dituliskan di dalam HTML atau XHTML.

Cara Penggunaan

  • Masuk ke BLOGGER
  • Pilih menu TEMA
  • Pilih EDIT HTML
  • Tempel di bawah <head>:
  • <meta content="600" http-equiv="refresh"/>
  • Pilih SIMPAN
  • Selesai.

Kode 600 atau (10 menit) adalah keterangan waktu yang digunakan untuk melakukan reload halaman. Silahkan mengubah angka tersebut dengan menggunakan satuan detik.

Cara Membuat Fungsi Auto Refresh dengan JavaScript

Nah untuk JavaScript sendiri, diperlukan kode yang lebih panjang untuk fungsi yang sama.

Mungkin ada yang bertanya, mengapa harus menggunakan JavaScript yang lebih panjang jika ada cara yang lebih mudah?

Jadi keunggulan JavaScript sendiri adalah bisa dihosting sehingga tidak terlalu memberatkan blog. Untuk hosting sendiri, Anda bisa menggunakan GitHub.

Namun di artikel kali ini, kita tidak belajar tentang cara hosting JavaScript, melainkan melakukan pemasangan langsung di HTML template.

Cara Penggunaan

  • Masuk ke BLOGGER
  • Pilih menu TEMA
  • Pilih EDIT HTML
  • Tempel di atas </body>:
  • <script>
    var limit="10:00"
    if (document.images){
      var parselimit=limit.split(":")
      parselimit=parselimit[0]*60+parselimit[1]*1}
      function beginrefresh(){
    if (!document.images)
    return
    if (parselimit==1)
      window.location.reload()
    else{ 
      parselimit-=1
      curmin=Math.floor(parselimit/60)
      cursec=parselimit%60
    if (curmin!=0)
      curtime=curmin+" minutes and "+cursec+" seconds left until page refresh!"
    else
      curtime=cursec+" seconds left until page refresh!"
      window.status=curtime
      setTimeout("beginrefresh()",1000)}}
      window.onload=beginrefresh
    </script>
  • Pilih SIMPAN
  • Selesai.

kode 10:00 atau (10 menit) adalah keterangan waktu yang digunakan untuk melakukan reload halaman.

Penggunaan Waktu

Sebagai kemudahan, berikut adalah format waktu yang bisa Anda gunakan berdasarkan dua jenis skrip di atas:

Meta Tag JavaScript Waktu
30 0:30 30 detik
60 1:00 1 menit
300 5:00 5 menit
600 10:00 10 menit
1200 20:00 20 menit
1800 30:00 30 menit
2400 40:00 40 menit
3000 50:00 50 menit
3600 1:00:00 1 jam
36000 10:00:00 10 jam.

Penutup

Saran saya, atur waktu yang telah saya tandai di kedua kode agar tidak terlalu cepat dalam mereload halaman. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari adanya anggapan trafik spam oleh mesin pencari.

Walaupun dapat meningkatkan jumlah trafik secara signifikan, tapi sumber lalu lintas tersebut hanya berasal dari satu IP.

Cukup sekian artikel tentang Cara Membuat Fungsi Auto Refresh di Blog ini, Terima kasih.