6 Langkah Memaksimalkan Guest Blogging yang Efektif

6 Langkah Memaksimalkan Guest Blogging yang Efektif

Penulis Tamu Blog - Saat ini, mungkin Anda sedang menjalankan situs web dengan harapan bisa menghasilkan uang dari menulis. Namun hal tersebut tentu tidak semudah yang dibayangkan. Untuk mendapatkan penghasilan yang besar, dibutuhkan artikel berkualitas serta trafik tinggi.

Nah salah satu pantangan yang seringkali terjadi saat menjalankan blog adalah kehabisan ide pembahasan. Meskipun Anda dapat menyewa penulis lepas untuk mengelola konten, namun biaya yang harus dikeluarkan juga tidak sedikit.

Dari situlah muncul alternatif lain yang biasa kita kenal dengan penulis tamu. Tapi sebelum itu semua, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar sebagaimana keinginan.

Rekomendasi: Apa itu JV AdSense? Jangan Salah Paham

Apa itu Guest Blogging?

Guest blogging adalah salah satu aktifitas pembagian tulisan di blog milik orang lain. Seperti yang kita tahu, aktifitas ini banyak dilakukan untuk mendapatkan backlink agar DA PA semakin meningkat.

Dalam tulisan, Anda bisa menyisipkan link yang sekiranya akan mengalihkan pengunjung ke tulisan Anda.

Keuntungan Menggunakan Layanan Guest Blogging

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan guest blogging:

  1. Menghemat waktu
  2. Update artikel jadi lebih teratur
  3. Belajar dari tulisan orang lain
  4. Memperbanyak halaman unik
  5. Meningkatkan penghasilan.

Cara Memaksimalkan Guest Blogging yang Efektif

Untuk menjaga ruang lingkup dan kualitas web Anda, Anda dapat meminta calon penulis untuk memahami pedoman terlebih dahulu sebelum mengirimkan tulisan. Silahkan membuat aturan sendiri tentang proses pengiriman tulisan hingga dibagikan nantinya.

1. Kategori Tertentu

Salah satu langkah penting yang harus diperhatikan saat menerima tulisan orang lain adalah pokok pembahasan / kategori. Apalagi jika Anda hanya membahas masalah tertentu.

Dengan kategori serupa, dipercaya akan membuat kualitas blog tetap terjaga atau bahkan lebih baik lagi. Selain itu, pembahasan yang konsisten juga dapat meningkatkan nilai CPC, khususnya Google AdSense.

Maka dari itu, silahkan melampirkan daftar kategori yang sesuai dengan niche utama.

2. Deskripsi Konten

Langkah berikutnya adalah menetapkan ketentuan dalam penulisan artikel. Semua orang tentu menginginkan tulisan yang berkualitas, sesuai kaidah penulisan, dan mudah dibaca. Oleh sebab itu, berikut adalah beberapa contoh yang biasa dilampirkan:

  1. Panjang artikel minimal 1000 kata
  2. Menggunakan bahasa yang sopan dan baku
  3. Menggunakan tanda baca dan gaya tulisan yang sesuai (tebal, miring)
  4. Bukan merupakan tulisan salinan
  5. Melampirkan minimal 1 gambar
  6. File tulisan dikirim dalam bentuk XML
  7. Jika tulisan diterima dan telah dimodifikasi, artikel akan tampil atas nama pengirim.

Selain daftar di atas, silahkan mengatur sendiri berdasarkan keinginan.

3. Tautan dan Backlink

Mungkin inilah masalah yang paling sering dialami antara admin dengan pengirim tulisan. Bukan rahasia lagi, pengirim akan memberikan tulisan sebagai bentuk promosi dan untuk mendapatkan backlink berkualitas.

Namun Google sangat memperhatikan hubungan antara suatu link dengan link lainnya. Ceroboh sedikit saja akan berdampak negatif pada hasil penelusuran. Oleh karena itu, silahkan menginfomasikan kepada calon pengirim bahwa backlink yang diberikan berupa nofollow.

Sekedar informasi, Google sangat menentang aktifitas jual beli link. Cepat atau lambat, situs web terkait akan diberikan sanksi. Itulah mengapa setiap tautan keluar wajib menggunakan rel Nofollow atau Sponsored.

Rekomendasi: Pentingnya Menggunakan ToC (Table of Content) di Blog

4. Hindari Link Tidak Relevan

Selain backlink nofollow dan sponsored di atas, Anda juga wajib untuk memperhatikan halaman yang akan dijadikan backlink. Jangan sampai halaman tujuan tidak relevan dengan topik pembahasan.

Selain itu, jangan sampai halaman tidak sesuai dengan ketentuan mesin pencari, contohnya saja seperti web j*di atau bahkan p**nografi. Sudah dipastikan, kualitas blog akan semakin buruk atau bahkan diberikan penalti berat.

5. Perhatikan Plagiarisme Tulisan

Terkadang, pengirim mengajukan tulisan yang sama ke beberapa situs sekaligus. Akhirnya postingan akan menjadi duplikat konten. Hal tersebut jelas berpengaruh pada hasil penelusuran, belum lagi kebijakan Google AdSense.

Jika Anda menemukan tulisan telah disalin atau diterbitkan di situs web lain, alangkah baiknya untuk segera menghapus. Setelah itu, hubungi pihak pengirim bahwa postingan terkait telah dihapus dan bukan merupakan tanggung jawab admin.

6. Review Tulisan

Pada dasarnya, setiap penulis mempunyai ciri khasnya sendiri dalam menyampaikan informasi. Ada yang menggunakan bahasa baku dan adapula yang lebih santai. Kedua cara tersebut memiliki keuntungan dan kekurangan tersendiri.

Me-review tulisan sebenarnya mudah saja, Anda hanya perlu menyesuaikan struktur kalimat sesuai dengan gaya penyampaian yang selama ini digunakan. Lebih dari itu bisa Anda sesuaikan sendiri.

Rekomendasi: Pentingnya Meta Tag dalam Optimasi SEO

Penutup

Berdasarkan poin-poin yang telah disebutkan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa penulis tamu dapat memberikan efek positif serta negatif bagi halaman web. Namun dua hal yang menjadi inti pembahasan yaitu kualitas tulisan dan backlink.

Tulisan yang berkualitas berguna untuk memberikan kenyamanan membaca kepada setiap pengunjung. Selain itu, kualitas backlink juga penting untuk mengoptimalkan nilai tulisan di mata mesin pencari.

Jika kedua poin tersebut telah terpenuhi, maka guest blogging dapat memberikan pengaruh yang sangat signifikan. Ujung-ujungnya, trafik akan meningkat disertai penghasilan yang semakin tinggi.

Rekomendasi: Tips dan Trik Share Artikel yang Aman di Facebook

Cukup sekian artikel tentang 6 Langkah Memaksimalkan Guest Blogging yang Efektif ini, Terima kasih.

Posting Komentar